KESEHATAN GIGI DAN MULUT (IKGD)
Gigi merupakan bagian dari mulut yang mempunyai 4 peranan penting yaitu
1.
Untuk berbicara (Fonetik)
Orang yang mempunyai gigi lengkap, pengucapan katanya
akan lebih jelas daripada orang yang giginya sudah banyak yang tanggal
2.
Untuk mengunyah makanan.
Makanan dikunyah kira-kira 32X. Tujuannya agar makanan
yang masuk dapat dicerna dengan baik oleh organ pencernaan selanjutnya. Jika
makanan tidak kita kunyah dengan baik, maka organ selanjutnya seperti lambung,
usus halus dst akan bekerja terlalu keras sehingga lama kelamaan akan
menimbulkan penyakit yang lain.
3.
Untuk Estetika (kecantikan)
Bentuk rahang dan susunan gigi yang teratur dan rapi
akan membuat wajah terlihat lebih harmonis
4.
Untuk Forensik
Gigi orang yang satu dengan yang lain tidak ada yang
sama, sehingga gigi bisa digunakan untuk identifikasi sebagai pengganti darah
atau yang lainnya
Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi dibedakan menjadi:
1.
Gigi Seri, adalah gigi yang
memiliki satu akar dan berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan
2.
Gigi Taring, adalah gigi yang
memiliki satu akar dan berfungsi untuk mengoyak atau menggigit makanan
3.
Gigi Geraham Kecil, adalah gigi
yang mempunyai dua akar dan berfungsi menggilas dan mengunyah makanan
4.
Gigi Geraham, adalah gigi yang
mempunyai dua/tiga akar dan berfungsi menggilas dan mengunyah makanan
Bagian-bagian Gigi:
- Mahkota Gigi, yaitu bagian dari gigi yang kelihatan di dalam mulut
- Leher Gigi, yaitu batas antara mahkota gigi dengan akar gigi
- Akar Gigi, yaitu bagian dari gigi yang tertanam oleh gusi dan tulang penyangga gigi
Anatomi gigi
- Email : Merupakan lapisan terluar gigi. Bagian terluar gigi dan berwarna putih
- Dentin : Lapisan kedua gigi yang lebih lunak dan bisa menimbulkan rasa linu
- Pulpa : Lapisan di bawah dentin yang terdapat pembuluh darah/saraf yang bisa menimbulkan rasa sakit
- Semen: Fungsinya melekatkan gigi pada periodontal
- Selaput periodontal :Untuk melindungi pembuluh darah/saraf dari tekanan
- Saraf dan pembuluh darah
- Tulang alveolar
Jumlah gigi anak-anak : 20 buah
Jumlah gigi dewasa : 32 buah
Gigi anak-anak berfungsi
menjadi jalan untuk tumbuhnya gigi dewasa, sehingga gigi anak-anak mesti di
jaga sampai waktunya ganti. Gigi yang akan ganti ditandai dengan gigi susu yang
goyang. Jika ada gigi susu yang goyang, harus segera dicabut agar gigi
penggantinya bisa tumbuh dengan sempurna dan tidak berjejal.
|
Nama Gigi Sulung
|
Rahang Atas
|
Rahang Bawah
|
|
Seri tengah
Seri samping
Taring
Geraham kecil I
Geraham kecil II
Geraham I
Geraham II
Geraham III
|
7-8 tahun
8-9 tahun
11-12 tahun
10-12 tahun
10-12 tahun
6-7 tahun
12-13 tahun
17 tahun ke atas
|
6-7 tahun
7-8 tahun
9-10 tahun
10-12 tahun
11-12 tahun
6-7 tahun
11-13 tahun
17 tahun ke atas
|
Macam-macam Penyakit Gigi dan Mulut
- Karies gigi (gigi berlubang)
Karies gigi disebabkan oleh PLAK. Plak adalah lapisan
tipis yang tidak terlihat dan menenpel di gigi. Plak dapat menyebabkan karies
gigi jika bercampur dengan kuman-kuman yang bersifat asam dan biasanya terdapat
pada makanan yang manis-manis. Karies gigi dimulai dari lapisan terluar yaitu
email. Jika tidak segera ditambal maka akan terus menjalar sampai ke dentin,
pulpa dan jaringan di bawahnya
- Karang gigi
Karang gigi juga disebabkan oleh plak dan bercampur
dengan endapan ludah (berwarna putih kekuningan) atau darah ( berwarna hijau
kehitaman). Karang gigi biasanya terdapat pada bagian gigi yang tidak dipakai
mengunyah. Karang gigi yang tidak dibersihkan akan menyebabkan gusi menjadi
radang sehingga mengganggu perlekatan gigi dan lama-lama gigi menjadi goyang.
- Radang gusi
Gusi yang sehat mempunyai cirri-ciri: berwarna merah
muda, mengkilat, tidak mudah berdarah dan melekat sempurna ke gigi. Gusi yang
tidak sehat cirri-cirinya: berwarna merah tua, tidak mengkilat, mudah berdarah
jika disentuh, tidak melekat dengan baik ke gigi
Radang gusi bisa
disebabkan Karen karang gigi yang tidak dibersihkan, lubang gigi yang tidak
dirawat atau menyikat gigi terlalu keras.
Cara menjaga kebersihan gigi dan mulut:
1.
Menyikat gigi dengan prinsip
3T, yaitu:
a.
Tekun, menyikat gigi dengan
pelan-pelan dan jangan terburu-buru
b.
Teliti, menyikat gigi sampai
gigi benar-benar bersih
- Teratur, dilakukan minimal 2X sehari yaitu setelah sarapan pagi dan malam hari sebelum tidur
2.
Memilih sikat gigi yang lembut
dan permukaannya rata agar tidak melukai gusi. Kepala sikatnya kecil agar bisa
menjangkau bagian dalam gigi. Tangkainya lurus supaya mudah dipegang.
3.
Menggunakan pasta gigi yang
mengandung fluor yang berfungsi mencegah gigi berlubang.
4.
Mengurangi makan makanan yang
manis dan melekat. Seperti: coklat, permen, dodol, dll
5.
Banyak makan makanan berair dan
berserat. Seperti: buah-buahan, sayuran, dll
6.
Pergi ke dokter gigi maksimal 6
bulan sekali
Cara Menyikat Gigi
Yang Baik
- Letakkan posisi sikat 45 derajat terhadap gusi. Gerakan sikat dari arah gusi ke bawah untuk gigi rahang atas (seperti mencungkil).
- Gerakan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi rahang bawah.
- Untuk bagian pengunyahan gerakan menyikat gigi dengan arah maju mundur dengan area yang sempit. Bagian lidah juga perlu untuk dibersihkan agar kuman-kuman tidak tertinggal dan bau mulut terasa segar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar